ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA TN. F DENGAN RISIKO PERILAKU KEKERASAN MELALUI PENDEKATAN TERAPI SPIRITUAL MUROTTAL DIRUANGAN FLAMBOYAN DI RS JIWA HB. SA’AANIN PADANG TAHUN 2025

Zetha, Nurul Dina (2025) ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA TN. F DENGAN RISIKO PERILAKU KEKERASAN MELALUI PENDEKATAN TERAPI SPIRITUAL MUROTTAL DIRUANGAN FLAMBOYAN DI RS JIWA HB. SA’AANIN PADANG TAHUN 2025. Other thesis, Universitas Alifah Padang.

[thumbnail of COVER ZETHA.pdf] Text
COVER ZETHA.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1 ZETHA.pdf] Text
BAB 1 ZETHA.pdf

Download (329kB)
[thumbnail of BAB AKHIR ZETHA.pdf] Text
BAB AKHIR ZETHA.pdf

Download (295kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA ZETHA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA ZETHA.pdf

Download (307kB)
[thumbnail of KIAN Nurul Dina Zetha, S.Kep 2414901036 Full Lengkap.pdf] Text
KIAN Nurul Dina Zetha, S.Kep 2414901036 Full Lengkap.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

FAKULTAS ALIFAH PADANG
KIAN, Juli 2025
Vammita Andrisam Putri, S. Kep
Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Tn.F Dengan Risiko Perilaku Kekerasan Melalui
Pendekatan Terapi Spiritual Murottal Diruangan Flamboyan di RS Jiwa HB.
Sa’aanin Padang Tahun 2025
Xiii + 85 Halaman + 5 Tabel + 3 Gambar + 3 Lampiran
RINGKASAN EKSLUSIF
Gangguan jiwa merupakan salah satu masalah kesehatan utama di
Indonesia dengan prevalensi yang terus meningkat, salah satunya risiko perilaku
kekerasan. Risiko ini ditandai dengan perilaku agresif, amuk, serta ancaman
terhadap diri sendiri maupun orang lain yang tidak terkontrol. Kondisi tersebut
tidak hanya membahayakan pasien, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar.
Berbagai terapi farmakologi telah digunakan, namun terapi non-farmakologi
seperti terapi spiritual murottal juga terbukti efektif dalam menurunkan tingkat
stres,
meningkatkan relaksasi, serta mengurangi kecenderungan perilaku
kekerasan.
Penelitian ini merupakan studi kasus yang dilakukan pada Tn. F, seorang
pasien berusia 17 tahun dengan diagnosis risiko perilaku kekerasan yang dirawat
di ruang Flamboyan RS Jiwa Prof. HB. Sa’anin Padang. Data dikumpulkan
melalui pengkajian menyeluruh meliputi aspek fisik, psikologis, sosial, dan
spiritual. Pasien menunjukkan gejala amuk, hipertensi, hiperglikemia, serta
riwayat perilaku agresif terhadap keluarga dan lingkungan. Masalah keperawatan
yang teridentifikasi adalah risiko perilaku kekerasan, harga diri rendah, distress
spiritual, dan pola asuh keluarga yang tidak adekuat.
Intervensi keperawatan difokuskan pada pemberian terapi spiritual
murottal Surah Ar-Rahman selama 10–15 menit setiap hari selama tujuh hari.
Terapi dilakukan bersamaan dengan intervensi lain seperti latihan kontrol emosi,
teknik relaksasi napas dalam, edukasi keluarga, serta kepatuhan minum obat.
Evaluasi menunjukkan adanya penurunan signifikan pada gejala agresif, pasien
lebih tenang, mampu mengontrol marah, serta menunjukkan peningkatan dalam
interaksi sosial dan spiritualitas. Keluarga juga lebih memahami perannya dalam
mendukung kesembuhan pasien.
Hasil studi kasus ini menunjukkan bahwa terapi murottal efektif dalam
mengurangi risiko perilaku kekerasan pada pasien dengan gangguan jiwa. Terapi
ini mampu menjadi intervensi keperawatan komplementer yang aman, murah, dan
sesuai dengan nilai budaya serta spiritual pasien. Disarankan agar perawat jiwa
dapat mengintegrasikan terapi spiritual murottal dalam asuhan keperawatan, serta
institusi pelayanan kesehatan jiwa menjadikannya sebagai salah satu terapi
modalitas dalam standar operasional prosedur perawatan pasien dengan risiko
perilaku kekerasan.
Daftar Pustaka : 30 (2011-2024)
Kata Kunci
: Resiko perilaku kekerasan,terapi murottal, keperawatan jiwa

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Profesi Ners
Date Deposited: 23 Jul 2026 06:55
Last Modified: 23 Jul 2026 06:55
URI: http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/2777

Actions (login required)

View Item
View Item