Yusnida, Epa (2026) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DI NAGARI KAJAI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAJAI KECAMATAN TALAMAU KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2025. Diploma thesis, S1 Kebidanan.
Cover.pdf - Published Version
Download (5MB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (5MB)
BAB PENUTUP.pdf - Published Version
Download (5MB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (5MB)
SKRIPSI Epa Yusnida.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (5MB) | Request a copy
Abstract
UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, Februari 2026
Epa Yusnida
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Pasangan Usia Subur (PUS) Dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Di Nagari Kajai Wilayah Kerja Puskesmas Kajai Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2025
xv + 70 Halaman + 7 Tabel + 8 Gambar + 10 Lampiran
ABSTRAK
Program Keluarga Berencana (KB) merupakan kebijakan strategis pemerintah untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik. Penggunaan alat kontrasepsi menjadi upaya untuk mencegah kehamilan, baik yang bersifat sementara maupun permanen. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat tahun 2025, jumlah peserta KB aktif metode modern sebanyak 54.042 orang (75,2%) dari 71.827 Pasangan Usia Subur (PUS). Namun, Puskesmas Kajai memiliki tingkat penggunaan alat kontrasepsi terendah, yaitu (56,5%) dari 20 puskesmas di Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap PUS dengan penggunaan alat kontrasepsi di Nagari Kajai wilayah kerja Puskesmas Kajai Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat tahun 2025.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik, menggunakan pendekatan Cross Sectional. Penelitian dilaksanakan pada September 2025 hingga Februari 2026 dengan populasi sebanyak 536 PUS dan sampel 41 responden yang diambil secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan (43,9%) PUS berpengetahuan kurang baik (58,5%) memiliki sikap negatif, (63,4%) tidak aktif menggunakan KB, dan (36,6%) aktif menggunakan KB. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan (p=0,000) dan sikap (p=0,000) dengan penggunaan alat kontrasepsi (p<0,05).
Kesimpulan penelitian ini bahwa tingkat pengetahuan dan sikap PUS berhubungan dengan penggunaan KB, sehingga diperlukan peningkatan sosialisasi dan edukasi penyuluhan oleh petugas kesehatan, baik di puskesmas maupun di lingkungan masyarakat.
Daftar bacaan: 40 (2014-2025)
Kata kunci: Keluarga Berencana, Alat Kontrasepsi, Pengetahuan, Sikap, PUS
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email S1bidan@gmail.com |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 06:51 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 06:51 |
| URI: | http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/2854 |
