FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AMBACANG KOTA PADANG TAHUN 2026

Ramadhani, Wulan (2026) FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AMBACANG KOTA PADANG TAHUN 2026. Diploma thesis, S1 Kesehatan Masyarakat.

[thumbnail of Cover dan Abstrak Wulan Ramadhani] Text (Cover dan Abstrak Wulan Ramadhani)
Cover dan Abstrak Wulan Ramadhani.pdf - Published Version

Download (2MB)
[thumbnail of BAB 1 PENDAHULUAN Wulan Ramadhani] Text (BAB 1 PENDAHULUAN Wulan Ramadhani)
BAB 1 PENDAHULUAN Wulan Ramadhani.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB VI PENUTUP Wulan Ramadhani] Text (BAB VI PENUTUP Wulan Ramadhani)
BAB VI PENUTUP Wulan Ramadhani.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA Wulan Ramadhani] Text (DAFTAR PUSTAKA Wulan Ramadhani)
DAFTAR PUSTAKA Wulan Ramadhani.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of FULL SKRIPSI Wulan Ramadhani] Text (FULL SKRIPSI Wulan Ramadhani)
FULL Skripsi Wulan Ramadhani.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, Juni 2026

Wulan Ramadhani

Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Ambacang Kota Padang tahun 2026
xiv + 84 Halaman, 14 tabel, 2 gambar, 12 lampiran

ABSTRAK
Data Dinas Kesehatan Kota Padang Tahun 2024 menunjukkan jumlah kasus diare pada balita sebanyak 1.550 kasus. Puskesmas Ambacang merupakan puskesmas yang memiliki prevalensi kejadian diare dengan temuan terbanyak pada balita yaitu 152 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Ambacang Kota Padang tahun 2026.
Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Agustus 2026. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu balita yang mempunyai sumur gali di Wilayah Kerja Puskesmas Ambacang dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode accidental sampling. Data dikumpulkan dengan metode wawancara menggunakan kuesioner dan observasi menggunakan lembar checklist. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square.
Hasil penelitian didapatkan 43,8% balita mengalami diare, 56,2% ibu memiliki tingkat pengetahuan rendah, 55,2% ibu memiliki personal hygiene yang kurang baik dan 52,1% ibu memiliki sumber air bersih yang tidak memenuhi syarat. Berdasarkan analisis bivariat didapatkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu (p-value 0,001), personal hygiene ibu (p-value 0,002), dan sumber air bersih (p-value 0,002) dengan kejadian diare pada balita.
Disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan ibu, personal hygiene ibu dan sumber air bersih merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita. Disarankan bagi Pimpinan Puskesmas Ambacang dan pemegang program terkait untuk memberikan penyuluhan tentang pencegahan diare pada balita, khususnya kepada ibu balita, guna meningkatkan pengetahuan ibu, penerapan personal hygiene yang baik, serta penggunaan sumber air bersih yang memenuhi syarat dalam pencegahan diare pada balita.

Daftar Bacaan : 46 (2012-2026)
Kata Kunci : Diare, tingkat pengetahuan, personal hygiene, sumber air bersih

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: s1 kesehatan masyarakat
Date Deposited: 24 Aug 2026 03:43
Last Modified: 24 Aug 2026 03:43
URI: http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/2982

Actions (login required)

View Item
View Item