Abder, Savila (2026) HUBUNGAN KEPADATAN HUNIAN DAN PAPARAN ASAP ROKOK DI DALAM RUMAH DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI KELURAHAN BANUARAN LUBUK BEGALUNG KOTA PADANG TAHUN 2026. Diploma thesis, S1 Kesehatan Masyarakat.
Cover dan Abstrak Savila Abder.pdf - Published Version
Download (2MB)
BAB 1 PENDAHULUAN Savila Abder.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB VI PENUTUP Savila Abder.pdf - Published Version
Download (1MB)
DAFTAR PUSTAKA Savila Abder.pdf - Published Version
Download (1MB)
FULL SKRIPSI SAVILA ABDER.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (4MB) | Request a copy
Abstract
UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, Agustus 2026
Savila Abder
Hubungan Kepadatan Hunian dan Paparan Asap Rokok di dalam Rumah dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita di Kelurahan Banuaran Lubuk Begalung Kota Padang Tahun 2026.
xiv + 59 Halaman, 10 Tabel, 3 Gambar, 14 Lampiran
ABSTRAK
Pneumonia merupakan infeksi akut pada saluran pernapasan yang menyerang jaringan paru-paru, terutama alveoli. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2025, terdapat 2.881 kasus pneumonia pada balita. Puskesmas Lubuk Begalung tercatat sebagai wilayah dengan jumlah kasus tertinggi selama dua tahun berturut-turut, yaitu 209 kasus pada tahun 2024 dan 189 kasus pada tahun 2025, sedangkan Kelurahan Banuaran menempati urutan kedua dengan 29 kasus. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kepadatan hunian dan paparan asap rokok di dalam rumah dengan kejadian pneumonia pada balita di Kelurahan Banuaran, wilayah kerja Puskesmas Lubuk Begalung, Kota Padang tahun 2026.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain case control dan dilaksanakan pada Maret–Agustus 2026. Populasi berjumlah 649 balita dengan sampel 58 responden, terdiri dari 29 kelompok kasus dan 29 kelompok kontrol. Sampel kasus diambil menggunakan total population sampling, sedangkan sampel kontrol menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% balita mengalami pneumonia. Paparan asap rokok lebih banyak ditemukan pada kelompok kasus (75,9%) dibandingkan kelompok kontrol (44,8%). Kepadatan hunian tidak memenuhi syarat juga lebih banyak pada kelompok kasus (82,8%) dibandingkan kelompok kontrol (37,9%). Terdapat hubungan paparan asap rokok dengan kejadian pneumonia (p value=0,032; OR=3,87) dan hubungan kepadatan hunian dengan kejadian pneumonia (p value=0,001; OR=7,85).
Disimpulkan bahwa paparan asap rokok dan kepadatan hunian berhubungan dengan kejadian pneumonia pada balita. Puskesmas disarankan meningkatkan edukasi mengenai kepadatan hunian sesuai standar rumah sehat, menghindari asap rokok di dalam rumah, dan menerapkan perilaku hidup sehat di lingkungan keluarga.
Daftar Bacaan : 25 (2002-2026)
Kata Kunci : Pneumonia, Kepadatan Hunian, Paparan Asap Rokok di dalam Rumah
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | s1 kesehatan masyarakat |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 04:40 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 04:40 |
| URI: | http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/3013 |
