HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS BELIMBING KOTA PADANG TAHUN 2026

Azzahra, Athila (2026) HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS BELIMBING KOTA PADANG TAHUN 2026. Diploma thesis, S1 Keperawatan.

[thumbnail of Cover dan Abstrak Athila Nilfi Azzahra] Text (Cover dan Abstrak Athila Nilfi Azzahra)
Cover dan Abstrak Athila Nilfi Azzahra.pdf - Published Version

Download (2MB)
[thumbnail of BAB 1 PENDAHULUAN Athila Nilfi Azzahra] Text (BAB 1 PENDAHULUAN Athila Nilfi Azzahra)
BAB 1 PENDAHULUAN Athila Nilfi Azzahra.pdf - Published Version

Download (882kB)
[thumbnail of BAB VI PENUTUP Athila Nilfi Azzahra] Text (BAB VI PENUTUP Athila Nilfi Azzahra)
BAB VI PENUTUP Athila Nilfi Azzahra.pdf - Published Version

Download (721kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA Athila Nilfi Azzahra] Text (DAFTAR PUSTAKA Athila Nilfi Azzahra)
DAFTAR PUSTAKA Athila Nilfi Azzahra.pdf - Published Version

Download (844kB)
[thumbnail of FULL SKRIPSI Athila Nilfi Azzahra] Text (FULL SKRIPSI Athila Nilfi Azzahra)
FULL SKRIPSI Athila Nilfi Azzahra WATERMARK.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, Agustus 2026

Athila Nilfi Azzahra

Hubungan Tingkat Stres dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Belimbing Kota Padang Tahun 2026
xii + 63 halaman + 6 tabel + 2 bagan+ 14 lampiran

ABSTRAK

Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat resistensi insulin dan gangguan sekresi insulin. Salah satu faktor yang memengaruhi kadar gula darah adalah tingkat stres. Stres dapat meningkatkan sekresi hormon kortisol dan adrenalin sehingga menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus tipe 2 di Puskesmas Belimbing Kota Padang Tahun 2026.
Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 254 pasien Diabetes Melitus tipe 2 dengan sampel sebanyak 72 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat stres diukur menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10), sedangkan kadar gula darah diperoleh dari hasil pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 34 responden (47,2%) mengalami stres sedang, 20 responden (27,8%) mengalami stres ringan, dan 18 responden (25,0%) mengalami stres berat. Sebanyak 45 responden (62,5%) memiliki kadar gula darah tidak terkontrol, sedangkan 27 responden (37,5%) memiliki kadar gula darah terkontrol. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat stres dengan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus tipe 2 dengan nilai p = 0,000.
Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat stres dengan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus tipe 2. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi dan manajemen stres sebagai bagian dari pengelolaan pasien Diabetes Melitus tipe 2

Daftar Bacaan : 32 (2016–2025)
Kata Kunci : Diabetes Melitus tipe 2; tingkat stres; kadar gula darah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: s1 keperawatan
Date Deposited: 27 Aug 2026 01:38
Last Modified: 27 Aug 2026 01:38
URI: http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/3025

Actions (login required)

View Item
View Item