Safitri, Amanda (2026) Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Dengan Penerapan Hygiene Sanitasi Pada Pekerja Depot Air Minum Di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Pasir Kota Padang Tahun 2026. Diploma thesis, Universitas Alifah Padang.
Abstrak.pdf - Published Version
Download (647kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Published Version
Download (55kB)
BAB VI Penutup.pdf - Published Version
Download (36kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (153kB)
Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, Agustus 2026
Amanda Mardian Safitri
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap dengan Penerapan Hygiene Sanitasi pada Pekerja Depot Air Minum di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Pasir Kota Padang Tahun 2026
xiii+68 halaman, 8 tabel, 3 gambar, 14 lampiran
ABSTRAK
Depot air minum isi ulang merupakan salah satu sarana penyedia air minum yang banyak digunakan masyarakat. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2024, terdapat 879 depot air minum yang terdaftar dan 571 depot di antaranya tidak memenuhi syarat. Di wilayah kerja Puskesmas Padang Pasir terdapat 44 depot air minum terdaftar dan belum terdapat depot yang memiliki Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan penerapan hygiene sanitasi pada pekerja depot air minum di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Pasir Kota Padang Tahun 2026.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Maret-Agustus 2026. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja depot air minum di wilayah kerja Puskesmas Padang Pasir sebanyak 114 orang dengan sampel sebanyak 89 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan observasi menggunakan lembar checklist. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan 53,9% responden memiliki pengetahuan kurang baik, 61,8% memiliki sikap negatif, dan 47,2% memiliki penerapan hygiene sanitasi yang tidak memenuhi syarat. Analisis bivariat terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan penerapan hygiene sanitasi (p-value = 0,001) dan antara sikap dengan penerapan hygiene sanitasi (p-value = 0,001).
Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap dengan penerapan hygiene sanitasi pada pekerja depot air minum. Disarankan kepada Puskesmas untuk meningkatkan pembinaan, penyuluhan, pelatihan, dan pengawasan terhadap pekerja depot air minum.
Daftar Bacaan: 32 (2004-2026)
Kata Kunci : Penerapan Hygiene Sanitasi, Sikap, Tingkat Pengetahuan
UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, August 2026
Amanda Mardian Safitri
The Relationship Between Level of Knowledge and Attitude with the Implementation of Hygiene and Sanitation among Drinking Water Depot Workers in the Padang Pasir Community Health Center Work Area, Padang City in 2026
xiii+68 pages, 8 tables, 3 figures, 14 appendices
ABSTRACT
Refill drinking water depots are one of the drinking water providers widely used by the public. Based on data from the Padang City Health Office in 2024, there were 879 registered drinking water depots, of which 571 depots did not meet the requirements. In the Padang Pasir Community Health Center (Puskesmas) work area, there were 44 registered drinking water depots, but none had a Certificate of Hygiene and Sanitation Eligibility. This study aims to determine the relationship between knowledge and attitudes with the implementation of hygiene and sanitation among drinking water depot workers in the Padang Pasir Community Health Center work area in Padang City in 2026.
This study used a quantitative method with a cross-sectional design. The study was conducted from March to August 2026. The population in this study were 114 drinking water depot workers in the Padang Pasir Community Health Center work area, with a sample of 89 respondents. The sampling technique used a random sampling method. Data were collected through interviews using a questionnaire and observations using a checklist. Data analysis was performed univariately and bivariately using the chi-square statistical test.
The results showed that 53.9% of respondents had poor knowledge, 61.8% had negative attitudes, and 47.2% had substandard sanitation hygiene practices. Bivariate analysis showed a significant relationship between knowledge and sanitation hygiene practices (p-value = 0.001) and between attitudes and sanitation hygiene practices (p-value = 0.001).
There is a relationship between levels of knowledge and attitudes and the implementation of hygiene and sanitation practices among drinking water depot workers. It is recommended that Community Health Centers (Puskesmas) enhance guidance, education, training, and supervision for drinking water depot workers.
Reading List: 32 (2004-2026)
Keywords: Implementation of Hygiene Sanitation, Level of Knowledge, Attitude
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences |
| Depositing User: | s1 kesehatan masyarakat |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 06:55 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 06:55 |
| URI: | http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/3053 |
