Yusfina, Tessi (2026) Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Risiko Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada Ibu Hamil di Puskesmas Lubuk Kilangan Kota Padang Tahun 2026. Diploma thesis, Universitas Alifah Padang.
COVER.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB 1.pdf - Published Version
Download (315kB)
BAB AKHIR.pdf - Published Version
Download (224kB)
DAFTAR PUSTAKA .pdf - Published Version
Download (267kB)
SKRIPSI FULL LENGKAP.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, Agustus 2026
Tessi Yusfina
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Risiko Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada Ibu Hamil di Puskesmas Lubuk Kilangan Kota Padang Tahun 2026
xiv + 74 halaman, 9 tabel, 2 gambar, 16 lampiran
ABSTRAK
Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil masih menjadi salah satu masalah gizi yang dapat memengaruhi kesehatan ibu dan janin. Menurut WHO (2025), prevalensi KEK pada ibu hamil diindonesia paling tinggi pada tahun 2023 sebesar 16,9%. Di Puskesmas Lubuk Kilangan mencatat kasus KEK tertinggi di Kota Padang, yaitu 119 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan risiko KEK pada ibu hamil di Puskesmas Lubuk Kilangan Kota Padang Tahun 2026.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional study. Populasi penelitian berjumlah 239 ibu hamil, dengan sampel sebanyak 71 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 10–25 Juli 2026. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan data Lingkar Lengan Atas (LILA) yang diperoleh dari Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 21,1% responden berisiko mengalami KEK. Responden memiliki pengetahuan gizi baik (49,3%), jarak kehamilan berisiko (25,3%), dan status sosial ekonomi rendah (50,7%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan gizi ibu (p=0,001), jarak kehamilan (p=0,002), serta status sosial ekonomi (p=0,004) dengan risiko KEK.
Disimpulkan bahwa pengetahuan gizi, jarak kehamilan, dan status sosial ekonomi berhubungan dengan risiko KEK pada ibu hamil. Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan edukasi gizi, konseling mengenai pengaturan jarak kehamilan, serta pendampingan bagi ibu hamil dengan status sosial ekonomi rendah untuk mencegah terjadinya KEK.
Daftar bacaan : 56 (2011–2025)
Kata kunci : Kekurangan Energi Kronik, pengetahuan gizi, jarak
kehamilan, status sosial ekonomi, ibu hamil.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | s1 keperawatan |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 03:17 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 03:17 |
| URI: | http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/3082 |
