Nur Helizah, Chintia (2026) Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Kesehatan Gigi Sebelum dan Sesudah Diberikan Promosi Kesehatan Menggunakan Media Animasi Kartun Pada Siswa SDN Kayu Aro Lubuk Buaya Kota Padang Tahun 2026. Diploma thesis, Universitas Alifah Padang.
Abstrak.pdf - Published Version
Download (6MB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Published Version
Download (380kB)
BAB VI Penutup.pdf - Published Version
Download (150kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (364kB)
Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
Abstract
UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, Agustus 2026
Chintia Nur Helizah
Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Kesehatan Gigi Sebelum dan Sesudah Diberikan Promosi Kesehatan Menggunakan Media Animasi Kartun Pada Siswa SDN 17 Kayu Aro
xv + 50 Halaman, 7 tabel, 2 gambar, 15 lampiran
ABSTRAK
Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan. Namun, tingginya angka karies gigi pada anak usia sekolah menunjukkan perlunya peningkatan pengetahuan siswa mengenai kesehatan gigi. Berdasarkan Data Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut Puskesmas Kota Padang tahun 2024, jumlah pencabutan gigi mencapai 5.874 kasus, dengan kasus tertinggi di Puskesmas Bungus sebanyak 833 kasus. Berdasarkan data sekunder Puskesmas Bungus, tercatat 1.541 siswa memiliki kondisi gigi normal, sementara 1.399 siswa teridentifikasi mengalami karies gigi. SDN 17 Kayu Aro dipilih sebagai lokasi penelitian karena rendahnya pelaksanaan pemantauan kesehatan gigi. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan pengetahuan tentang kesehatan gigi sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan menggunakan media animasi kartun pada siswa SDN 17 Kayu Aro.
Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan pada Maret–Agustus 2026 dengan sampel 46 siswa kelas IV dan V dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pretest dan posttest, kemudian dianalisis univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat kemaknaan α = 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pengetahuan siswa sebelum diberikan promosi kesehatan sebesar 61,08 dan meningkat menjadi 91,73 setelah diberikan promosi kesehatan menggunakan media animasi kartun. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan.
Disimpulkan bahwa promosi kesehatan menggunakan media animasi kartun dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang kesehatan gigi. Disarankan kepada puskesmas dan sekolah untuk menggunakan media animasi kartun sebagai media promosi kesehatan gigi rutin serta melakukan evaluasi berkala untuk mempertahankan pengetahuan siswa.
Daftar Bacaan :43 (2007-2026)
Kata Kunci : Pengetahuan, Promosi Kesehatan gigi, Video Animasi Kartun
ALIFAH PADANG UNIVERSITY
Skripsi, Agust 2026
Chintia Nur Helizah
Differences in Elementary School Students' Dental Health Knowledge Before and After Health Promotion Using Animated Cartoon Media: A Study at SDN 17 Kayu Aro
xv + 50 pages; 7 tables; 2 figures; and 15 appendices
ABSTRACT
Oral health is an important part of overall health. However, the high prevalence of dental caries among school-aged children indicates that students’ knowledge of oral health remains low. Based on the 2024 Dental and Oral Health Service Data from Public Health Centers across Padang City, the number of permanent tooth extractions reached 5,874 cases, with the highest number recorded at Bungus Public Health Center, totaling 833 cases. Based on secondary data from Bungus Public Health Center, 1,541 students were recorded as having normal dental conditions, while 1,399 students were identified as having dental caries. SDN 17 Kayu Aro was selected as the research location due to the low implementation of dental health monitoring. This study aimed to determine the difference in students’ knowledge of oral health before and after receiving health promotion using cartoon animation media at SDN 17 Kayu Aro.
This study used a quantitative method with a pre-experimental one-group pretest-posttest design. The study was conducted from March to August 2026, involving 46 fourth- and fifth-grade students selected using purposive sampling. Data were collected through pretest and posttest questionnaires and analyzed using univariate and bivariate analyses with the Wilcoxon test at a significance level of α = 0.05.
The results showed that the mean knowledge score increased from 61.08 before the health promotion to 91.73 after the health promotion using cartoon animation media. The Wilcoxon test showed a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference in knowledge before and after the health promotion.
It was concluded that health promotion using cartoon animation media was effective in improving students’ knowledge of oral health. Schools and Public Health Centers are recommended to use cartoon animation media routinely for oral health promotion and conduct periodic evaluations to maintain students’ knowledge.
References :43 (2007–2026)
Keywords : Knowledge, Dental Health Promotion, Cartoon Animation Video
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education |
| Depositing User: | s1 kesehatan masyarakat |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 03:12 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 03:12 |
| URI: | http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/3106 |
