Merlisda, Yulifa Dwi (2026) Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Penjamah Usaha Makanan dengan Penerapan Higiene Sanitasi Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) Rumah Makan di Kelurahan Kapalo Koto Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Tahun 2026. Diploma thesis, Univeristas Alifah Padang.
COVER.pdf - Published Version
Download (479kB)
BAB 1.pdf - Published Version
Download (276kB)
BAB AKHIR .pdf - Published Version
Download (213kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (191kB)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, Agustus 2026
Yulifa Dwi Merlisda
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Penjamah Usaha Makanan dengan Penerapan Higiene Sanitasi Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) Rumah Makan di Kelurahan Kapalo Koto Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Tahun 2026
xiii + 55 halaman, 9 tabel, 2 gambar, 13 lampiran
ABSTRAK
Data Dinas Kesehatan Kota Padang Tahun 2024, wilayah kerja Puskesmas Pauh memiliki total 85 rumah makan yang telah diperiksa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 63 rumah makan memenuhi syarat higiene sanitasi (74,1%), sedangkan 22 rumah makan tidak memenuhi syarat (25,9%). Wilayah kerja Puskesmas Pauh dipilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki jumlah rumah makan yang cukup banyak, yaitu 85 rumah makan, dan masih terdapat rumah makan yang belum memenuhi syarat higiene sanitasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap penjamah usaha makanan dengan penerapan higiene sanitasi TPP rumah makan di Kelurahan Kapalo Koto wilayah kerja Puskesmas Pauh Tahun 2026.
Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dan dilaksanakan pada bulan Maret–Agustus 2026. Populasi penelitian adalah penjamah usaha makanan di Kelurahan Kapalo Koto dengan sampel sebanyak 67 responden menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner serta observasi menggunakan lembar checklist Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 43,3% penjamah usaha makanan tidak memenuhi syarat penerapan higiene sanitasi, 25,4% memiliki tingkat pengetahuan Kurang baik, dan 23,9% memiliki sikap negatif . Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan (p-value = 0,001) dan sikap (p-value = 0,039) dengan penerapan higiene sanitasi.
Disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan dan sikap berhubungan dengan penerapan higiene sanitasi TPP rumah makan. Disarankan kepada Puskesmas Pauh untuk dapat terus meningkatkan kegiatan edukasi, pembinaan, dan pemantauan mengenai higiene sanitasi. Bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan (TPP) rumah makan, seperti tingkat pendidikan, lama bekerja, ketersediaan sarana dan prasarana, pengawasan, dan pelatihan.
Daftar Bacaan : 29 (2003–2026)
Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Higiene Sanitasi, Penjamah Makanan, TPP
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | s1 kesehatan masyarakat |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 03:42 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 03:42 |
| URI: | http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/3116 |
