HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PENJAMAH MAKANAN DENGAN PERILAKU HYGIENE SANITASI MAKANAN JAJANAN ANAK SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NANGGALO KOTA PADANG TAHUN 2026

Ramadani, Vivi (2026) HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PENJAMAH MAKANAN DENGAN PERILAKU HYGIENE SANITASI MAKANAN JAJANAN ANAK SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NANGGALO KOTA PADANG TAHUN 2026. Diploma thesis, Universitas Alifah Padang.

[thumbnail of Abstrak] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I Pendahuluan] Text (BAB I Pendahuluan)
BAB I Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (241kB)
[thumbnail of BAB VI Penutup] Text (BAB VI Penutup)
BAB VI Penutup.pdf - Published Version

Download (144kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (290kB)
[thumbnail of Skripsi Fulltext] Text (Skripsi Fulltext)
Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, Agustus 2026

Vivi Ramadani
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Penjamah Makanan dengan Perilaku Hygiene Sanitasi Makanan Jajanan Anak Sekolah Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Kota Padang Tahun 2026
xii + 62 Halaman, 10 tabel, 2 gambar, 15 lampiran

ABSTRAK
Penerapan hygiene sanitasi makanan jajanan merupakan aspek penting untuk mencegah penyaki bawaan makanan seperti diare. Berdasarkan Suervei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Prevalensi diare di Indonesia sebesar 4,3%. Capaian Tempat Pengolahan Pangan (TPP) yang memenuhi syarat hygiene sanitasi pada tahun 2024 merupakan yang terendah di Kota Padang, yaitu sebesar 54,55%. Studi pendahuluan menunjukkan mayoritas penjamah tidak memahami kebersihan pakaian dan risiko merokok, 70% tidak setuju penutup kepala, serta 100% tidak mencuci tangan sebelum mengolah makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap penjamah makanan dengan perilaku hygiene sanitasi makanan jajanan anak sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas Nanggalo Kota Padang tahun 2026.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 22 Juli sampai 1 Agustus 2026 di 18 Sekolah Dasar wilayah kerja Puskesmas Nanggalo Kota Padang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penjamah makanan jajanan anak sekolah dasar sebanyak 81 orang dan seluruhnya dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan observasi langsung menggunakan lembar checklist. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05.
Hasil penelitian didapatkan 38,3% penjamah memiliki perilaku hygiene sanitasi kurang baik, 75,3% penjamah memiliki pengetahuan rendah, dan 56,8% penjamah memiliki sikap negatif. Berdasarkan analisis didapatkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku hygiene sanitasi penjamah makanan dengan p-value = 0,006 (p < 0,05). Selain itu, terdapat hubungan antara sikap dengan perilaku hygiene sanitasi penjamah makanan dengan p-value = 0,007 (p < 0,05).
Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap penjamah makanan dengan perilaku hygiene sanitasi makanan jajanan anak sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas Nanggalo Kota Padang tahun 2026. Disarankan kepada Puskesmas Nanggalo untuk meningkatkan edukasi, penyuluhan, pembinaan, serta pengawasan secara berkala kepada penjamah makanan jajanan sekolah mengenai penerapan hygiene sanitasi makanan.

Daftar Bacaan : 38 (2011–2025)
Kata Kunci : Hygiene Sanitasi, Makanan, Makanan Jajanan Anak Sekolah
Pengetahuan, Penjamah Makanan, Perilaku, Sikap

UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, Agustus 2026

Vivi Ramadani
The Relationship between Knowledge and Attitudes of Food Handlers with Food Hygiene Sanitation Behavior of Elementary School Snacks in the Working Area of Nanggalo Public Health Center, Padang City in 2026
xii + 62 Pages, 10 tables, 2 figures, 15 appendices

ABSTRACT
The implementation of hygiene and sanitation practices for street-vended food is an important aspect in preventing foodborne diseases such as diarrhea. Based on the 2023 Indonesian Health Survey (SKI), the prevalence of diarrhea was 4.3% (Ministry of Health of the Republic of Indonesia, 2023). The achievement of food processing establishments (Tempat Pengolahan Pangan/TPP) meeting the required standards at Nanggalo Public Health Center in 2024 was among the lowest in Padang City (54.55%). A preliminary study showed that the majority of food handlers did not understand the importance of clothing hygiene and the risks of smoking, 70% did not agree with the use of head coverings, and 100% did not wash their hands before preparing food. This study aimed to analyze the relationship between food handlers’ knowledge and attitudes and hygiene and sanitation practices in handling snacks for elementary school children in the working area of Nanggalo Public Health Center in 2026.
This study used a quantitative method with an analytical cross-sectional design. The study was conducted from July 22 to August 1, 2026, at 18 elementary schools in the working area of Nanggalo Public Health Center, Padang City. The study population consisted of 81 food handlers, all of whom were included as samples using the total sampling technique. Data were collected through interviews using questionnaires and direct observation using a checklist. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with the Chi-Square test at a significance level of α = 0.05.
The results showed that 38.3% of food handlers had poor food hygiene and sanitation practices, 75.3% had a low level of knowledge, and 56.8% had a negative attitude. The analysis showed a significant relationship between knowledge and food hygiene and sanitation practices among food handlers, with a p-value of 0.006 (p < 0.05). In addition, there was a significant relationship between attitude and food hygiene and sanitation practices among food handlers, with a p-value of 0.007 (p < 0.05).
The conclusion of this study is that there were significant relationships between food handlers’ knowledge and attitudes and their food hygiene and sanitation behavior in managing elementary school snacks in the working area of Nanggalo Public Health Center, Padang City, in 2026. It is recommended that Nanggalo Public Health Center improve education, health promotion, guidance, and periodic supervision of school snack food handlers regarding the implementation of food hygiene and sanitation.

References : 38 (2011–2025)
Keywords : Hygiene Sanitation, , Knowledge, Attitude, Behavior,Food Handlers,
School,Childrens Snack

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences
Depositing User: s1 kesehatan masyarakat
Date Deposited: 22 Sep 2026 04:23
Last Modified: 22 Sep 2026 04:23
URI: http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/3259

Actions (login required)

View Item
View Item