Tatubeket, Putri Ayu Kartini (2026) Determinan Kepatuhan Pengobatan pada Penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Belimbing Kota Padang Tahun 2026. Diploma thesis, Universitas Alifah Padang.
Abstrak.pdf - Published Version
Download (731kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Published Version
Download (410kB)
BAB IV Penutup.pdf - Published Version
Download (430kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (325kB)
Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, September 2026
Putri Ayu Kartini Tatubeket
Determinan Kepatuhan Pengobatan pada Penderita Diabetes Melitus di Puskesmas
Belimbing Kota Padang Tahun 2026
xiii + 79 Halaman, 15 Tabel, 2 Gambar, 14 Lampiran
ABSTRAK
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat tahun 2024, jumlah penderita Diabetes Melitus meningkat dari 13.946 orang pada tahun 2023 menjadi 17.850 orang pada tahun 2024. Dari data tersebut, Puskesmas Belimbing memiliki jumlah penderita Diabetes Melitus sebanyak 1.354 orang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kepatuhan pengobatan pada penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Belimbing Kota Padang Tahun 2026.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Belimbing Kota Padang pada bulan Maret sampai September 2026. Sampel penelitian berjumlah 93 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan cara wawancara kepada responden. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square, dan multivariat menggunakan regresi logistik biner.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68,8% responden tidak patuh dalam menjalani pengobatan, 51,6% memiliki pengetahuan kurang baik, 58,1% memiliki sikap negatif, dan 57,0% mendapatkan dukungan keluarga tidak mendukung. Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kepatuhan pengobatan (p-value = 0,014; OR = 3,47), sikap dengan kepatuhan pengobatan (p-value = 0,004; OR = 4,18), dan dukungan keluarga dengan kepatuhan pengobatan (p-value = 0,001; OR = 4,89). Hasil multivariat menunjukkan dukungan keluarga merupakan faktor paling dominan dengan POR/OR = 5,030 (95% CI: 1,840–13,755).
Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga berhubungan dengan kepatuhan pengobatan pada penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Belimbing Kota Padang Tahun 2026. Dukungan keluarga merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kepatuhan pengobatan. Disarankan kepada pemegang Program PTM di Puskesmas Belimbing untuk meningkatkan keterlibatan keluarga dalam memberikan dukungan dan mengingatkan penderita agar menjalani pengobatan secara teratur.
Daftar Bacaan : 44 (2007-2025)
Kata Kunci : Kepatuhan pengobatan, tingkat pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga
UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, September 2026
Putri Ayu Kartini Tatubeket
Determinants of Medication Adherence among Patients with Diabetes Mellitus at Belimbing
Public Health Center, Padang City, 2026
xiii + 79 Pages, 15 Tables, 2 Figures, 14 Appendices
ABSTRACT
Based on data from the West Sumatra Provincial Health Office in 2024, the number of patients with Diabetes Mellitus increased from 13,946 in 2023 to 17,850 in 2024. Of these, Belimbing Public Health Center had 1,354 patients with Diabetes Mellitus. Therefore, this study aimed to determine the determinants of treatment adherence among patients with
Diabetes Mellitus at Belimbing Public Health Center, Padang City, in 2026.
This study employed a quantitative research method with a cross-sectional design. The research was conducted at Belimbing Public Health Center, Padang City, from March
to September 2026. The sample consisted of 93 respondents selected using accidental sampling. Data were collected using a questionnaire through interviews with respondents.
Data were analyzed using univariate analysis, bivariate analysis using the chi-square test, and multivariate analysis using logistic regression.
The results showed that 68.8% of respondents were non-adherent to their treatment, 51.6% had poor knowledge, 58.1% had a negative attitude, and 57.0% received unsupportive family support. There were significant associations between knowledge and treatment adherence (p-value = 0.014; OR = 3.47), attitude and treatment adherence (pvalue = 0.004; OR = 4.18), and family support and treatment adherence (p-value = 0.001; OR = 4.89). The multivariate analysis showed that family support was the most dominant factor associated with treatment adherence, with a POR/OR of 5.030 (95% CI: 1.840–13.755).
It can be concluded that knowledge, attitude, and family support are associated with treatment adherence among patients with Diabetes Mellitus at Belimbing Public Health
Center, Padang City, in 2026. Family support was the most dominant factor associated with treatment adherence. It is recommended that the Non-Communicable Disease (NCD) Program staff at Belimbing Public Health Center increase family involvement in providing support and encourage patients to adhere to their treatment regularly.
Refferences: 44 (2007-2025)
Keywords: Medication Adherence, Knowledge Level, Attitude, Family Support.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | s1 kesehatan masyarakat |
| Date Deposited: | 03 Nov 2026 03:49 |
| Last Modified: | 03 Nov 2026 03:49 |
| URI: | http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/3370 |
