ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA TN. I DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI HALUSINASI PENDENGARAN MELALUI PENDEKATAN TERAPI PSIKORELIGIUS DZIKIR DI RUANGAN NURI RSJ. PROF HB SAANIN PADANG TAHUN 2025

Yones, Elma (2025) ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA TN. I DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI HALUSINASI PENDENGARAN MELALUI PENDEKATAN TERAPI PSIKORELIGIUS DZIKIR DI RUANGAN NURI RSJ. PROF HB SAANIN PADANG TAHUN 2025. Diploma thesis, Profesi Ners.

[thumbnail of Cover dan Ringkasan Ekslusif Elma Yones] Text (Cover dan Ringkasan Ekslusif Elma Yones)
Cover dan Ringkasan Ekslusif.pdf - Published Version

Download (2MB)
[thumbnail of BAB I Elma Yones] Text (BAB I Elma Yones)
BAB I.pdf - Published Version

Download (285kB)
[thumbnail of BAB PENUTUP Elma Yones] Text (BAB PENUTUP Elma Yones)
BAB AKHIR.pdf - Published Version

Download (131kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA Elma Yones] Text (DAFTAR PUSTAKA Elma Yones)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (212kB)
[thumbnail of FUL KIAN Elma Yones] Text (FUL KIAN Elma Yones)
KIAN ELMA YONES FULL LENGKAP.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

UNIVERSITAS ALIFAH PADANG Karya Ilmiah Akhir Ners, Juli 2025 Elma Yones, S. Kep Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Tn. I Dengan Gangguan Persepsi Sensori Halusinasi Pendengaran Melalui Pendekatan Terapi Psikoreligius Dzikir Di Ruangan Nuri RSJ. Prof Hb Saanin Padang Tahun 2025 xiv + 127 Halaman + 6 tabel + 2 gambar + 3 lampiran
RINGKASAN EKSLUSIF
Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2020, hampir 400 juta penduduk dunia mengalami gangguan jiwa. Salah satu bentuk gangguan jiwa yang umum ditemui adalah halusinasi, khususnya halusinasi pendengaran. Berbagai pendekatan nonfarmakologis telah digunakan untuk menurunkan intensitas dan frekuensi halusinasi, salah satunya adalah terapi psikoreligius berupa dzikir. Dzikir dipercaya mampu menenangkan jiwa, menurunkan aktivitas sistem saraf simpatis, serta meningkatkan kesadaran spiritual pasien. Tujuan penulisan Karya Tulis Ilmiah ini adalah untuk mengaplikasikan asuhan keperawatan jiwa pada Tn. I yang mengalami gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran melalui penerapan terapi dzikir di Ruangan Nuri RSJ Prof. HB Saanin Padang tahun 2025.
Berdasarkan hasil pengkajian, klien mengaku sering mendengar bisikan yang menyuruhnya untuk menyakiti diri, muncul 2–4 kali dalam sehari, dengan skor AHRS 25 (kategori berat). Klien tampak gelisah, berbicara sendiri, tertawa tanpa sebab, dan sulit tidur. Berdasarkan hasil pengkajian didapatkan diagnosa keperawatan gangguan persepsi sensori : halusinasi pendengaran.
Intervensi yang diberikan meliputi pemberian SP 1–4 dan terapi dzikir selama 15 menit, dilakukan secara terstruktur selama 7 hari berturut-turut. Setelah implementasi, terjadi penurunan skor AHRS dari 24 (berat) menjadi 14 (sedang), dengan perbaikan pada frekuensi dan intensitas halusinasi serta respons emosi klien yang lebih stabil
Disimpulkan bahwa terapi psikoreligius dzikir efektif dalam membantu menurunkan gejala halusinasi pendengaran pada pasien dengan gangguan jiwa. Saran untuk perawat di ruang rawat jiwa agar mengintegrasikan pendekatan dzikir sebagai salah satu strategi intervensi nonfarmakologis dalam asuhan keperawatan pasien halusinasi. Daftar Pustaka : 45 (2017- 2025) Kata kunci : AHRS, dzikir, halusinasi pendengaran, keperawatan jiwa, terapi psikoreligius

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Profesi Ners
Date Deposited: 09 Feb 2026 04:00
Last Modified: 09 Feb 2026 04:00
URI: http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/2824

Actions (login required)

View Item
View Item