Yasmin, Miranda Feblian (2026) Pengaruh Pemberian Aromaterapi Peppermint Terhadap Frekuensi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang Tahun 2025. Diploma thesis, Universitas Alifah Padang.
Cover Skripsi_Miranda Feblian Yasmin_24152011030.pdf - Published Version
Download (725kB)
BAB I_Miranda Feblian Yasmin_24152011030.pdf
Download (364kB)
BAB VI Penutup Miranda Feblian Yasmin.pdf
Download (319kB)
Daftar Pustaka Miranda Feblian Yasmin.pdf
Download (307kB)
FULL Miranda Feblian Yasmin.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Emesis gravidarum merupakan keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama. Menurut WHO, sekitar 14% wanita hamil mengalami emesis gravidarum. Laporan Kemenkes 2022 menunjukan proporsi ibu dengan riwayat emesis gravidarum sebesar 24,7%. Puskesmas Lubuk Buaya termasuk wilayah dengan kejadian emesis gravidarum tertinggi sebesar 6,53% tahun 2024. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi peppermint terhadap frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang Tahun 2025.
Jenis penelitian ini pra eksperimen dengan one group pre-post test desain. Populasi penelitian ini semua ibu hamil trimester I yang berkujung di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang pada tanggal 1 November – 31 Desember tahun 2025 sebanyak 135 orang, dengan jumlah sampel 31 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon.
Hasil penelitian menunjukan rata-rata skor emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi peppermint yaitu 9,13 dan 6,48. Secara uji statistik didapatkan ada pengaruh pemberian aromaterapi peppermint terhadap frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I p-value = 0.000.
Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian aromaterapi peppermint terhadap penurunan frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang Tahun 2025. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan kepada petugas kesehatan untuk menjadikan aromaterapi peppermint salah satu referensi terapi non-farmakologi untuk membantu mengurangi emesis gravidarum.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email S1bidan@gmail.com |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 03:36 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 03:36 |
| URI: | http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/2838 |
