Putri, Elvia (2026) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI DI RSUD AROSUKA KABUPATEN SOLOK PERIODE JANUARI–OKTOBER TAHUN 2025. Diploma thesis, S1 Kebidanan.
Cover.pdf - Published Version
Download (4MB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (3MB)
BAB PENUTUP.pdf - Published Version
Download (3MB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (3MB)
SKRIPSI ELVIA RIYANTI PUTRI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (4MB) | Request a copy
Abstract
UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, Februari 2026
Elvia Riyanti Putri
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini Di RSUD Arosuka Kabupaten Solok Periode Januari–Oktober Tahun 2025
vii + 88 halaman, 10 tabel, 2 gambar,10 lampiran
ABSTRAK
Ketuban pecah dini (KPD) merupakan komplikasi obstetri yang meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas ibu serta bayi. Kejadian KPD masih menjadi masalah kesehatan maternal, termasuk di RSUD Arosuka sebagai rumah sakit rujukan utama Kabupaten Solok. Data rekam medis menunjukkan pola fluktuatif dalam tiga tahun terakhir, yaitu 35 kasus pada tahun 2023, 28 kasus dari 171 persalinan pada tahun 2024, dan meningkat menjadi 37 kasus dari 150 persalinan pada periode Januari–Oktober 2025. Kondisi ini menunjukkan bahwa KPD masih menjadi masalah klinis yang memerlukan identifikasi faktor risiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ketuban pecah dini pada ibu bersalin di RSUD Arosuka Kabupaten Solok periode Januari–Oktober 2025.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik non-eksperimental dengan desain cross sectional dan pendekatan retrospektif. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh ibu bersalin di RSUD Arosuka Kabupaten Solok periode Januari–Oktober 2025 sebanyak 150 orang dengan teknik total sampling. Data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square, serta multivariat menggunakan regresi logistik ganda.
Hasil penelitian menunjukkan kejadian KPD sebesar 24,7%. Analisis bivariat menunjukkan bahwa usia ibu (p = 0,000; OR = 6,178), paritas (p = 0,010; OR = 2,672), dan kadar hemoglobin (p = 0,000; OR = 7,821) berhubungan signifikan dengan kejadian KPD. Analisis multivariat menunjukkan bahwa usia ibu berisiko (p = 0,000; OR = 5,775; CI 95%: 2,380–14,011) dan kadar hemoglobin berisiko (p = 0,000; OR = 7,371; CI 95%: 2,998–18,123) berhubungan signifikan dengan kejadian KPD, dengan kadar hemoglobin sebagai faktor paling dominan.
Disimpulkan bahwa usia ibu dan kadar hemoglobin berhubungan signifikan dengan kejadian ketuban pecah dini. Disarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan skrining faktor risiko dan pencegahan anemia melalui pelayanan antenatal yang optimal.
Daftar Bacaan : 41 (2019 – 2025)
Kata Kunci : Ketuban Pecah Dini, Usia Ibu, Paritas, Kadar Hemoglobin, Anemia
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email S1bidan@gmail.com |
| Date Deposited: | 16 Mar 2026 01:53 |
| Last Modified: | 16 Mar 2026 01:53 |
| URI: | http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/2888 |
