Hanifa, Ginda (2026) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesehatan Mental Pada Remaja Di SMPN 7 Kota Sawahlunto Tahun 2026. Diploma thesis, Universitas Alifah Padang.
Abstrak.pdf - Published Version
Download (2MB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Published Version
Download (578kB)
BAB VI Penutup.pdf - Published Version
Download (442kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (493kB)
Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, Agustus 2026
Ginda Putri Hanifa
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kesehatan Mental pada Remaja di SMPN 7 Kota Sawahlunto Tahun 2026
xiii + 75 Halaman, 10 tabel, 10 lampiran
ABSTRAK
Data Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto menunjukkan bahwa hasil skrining Kesehatan jiwa pada siswa SMPN 7 Kota Sawahlunto menyatakan 60,98% siswa terindikasi mengalami depresi dan 58,54% terindikasi mengalami anxietas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kesehatan mental pada remaja di SMPN 7 Kota Sawahlunto Tahun 2026.
Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Agustus 2026. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII dan IX di SMPN 7 Kota Sawahlunto dengan jumlah sampel sebanyak 58 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Data dikumpulkan dengan metode angket menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square.
Hasil penelitian didapatkan 48,3% remaja memiliki kesehatan mental tidak normal, 56,9% remaja memiliki pemantauan orang tua dalam kategori rendah, 46,6% remaja memiliki pengaruh teman sebaya dalam kategori tinggi, dan 22,4% remaja memiliki penggunaan sosial media dalam kategori tinggi. Berdasarkan analisis bivariat didapatkan bahwa terdapat hubungan antara pemantauan orang tua (p-value 0,015), pengaruh teman sebaya (p-value 0,001), dan penggunaan sosial media (p-value 0,015) dengan Kesehatan mental pada remaja.
Disimpulkan bahwa pemantauan orang tua, pengaruh teman sebaya, dan penggunaan sosial media merupakan faktor yang berhubungan dengan kesehatan mental pada remaja. Diharapkan pihak SMPN 7 Kota Sawahlunto meningkatkan upaya promotif dan preventif kesehatan mental siswa melalui penguatan layanan BK dan pemantauan kondisi siswa secara berkala. Sekolah juga perlu meningkatkan kerja sama dengan orang tua, memberikan edukasi tentang pertemanan positif dan penggunaan media sosial yang bijak, serta melakukan penanganan awal dan rujukan kepada tenaga profesional apabila diperlukan.
Daftar Bacaan: 50 (2017-2025)
Kata Kunci: Kesehatan Mental, pemantauan orang tua, pengaruh teman sebaya, penggunaan sosial media
ALIFAH UNIVERSITY OF PADANG
Skrpsi, August 2026
Ginda Putri Hanifa
Factors Associated with Mental Health among Adolescents at SMPN 7 Kota Sawahlunto in 2026
xiii + 75 pages, 10 tables, 10 appendices
ABSTRACT
Data from the Sawahlunto City Health Office showed that the results of mental health screening among students at SMP Negeri 7 Sawahlunto indicated that 60.98% of students were suspected of experiencing depression and 58.54% were suspected of experiencing anxiety. This study aimed to determine the factors associated with mental health among adolescents at SMP Negeri 7 Sawahlunto in 2026.
This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design. The research was conducted from March to August 2026. The population consisted of all eighth- and ninth-grade students at SMP Negeri 7 Sawahlunto, with a total sample of 58 respondents. The sampling technique used was total sampling. Data were collected through interviews using structured questionnaires. Data analysis was performed using univariate and bivariate analyses with the Chi-square test.
The results showed that 48.3% of adolescents had abnormal mental health, 56.9% had low parental monitoring, 46.6% had a high level of peer influence, and 22.4% had high social media use. The bivariate analysis revealed significant relationships between parental monitoring (p-value = 0.015), peer influence (p-value = 0.001), and social media use (p-value = 0.015) with adolescents' mental health.
In conclusion, parental monitoring, peer influence, and social media use were factors associated with adolescents' mental health. SMPN 7 Kota Sawahlunto is expected to strengthen promotive and preventive efforts for students’ mental health by improving counseling services and regularly monitoring students’ conditions. The school should also strengthen cooperation with parents, provide education on positive friendships and wise use of social media, and provide early intervention and referrals to appropriate professionals when necessary
References: 50 (2017-2025)
Keywords: Mental health, adolescents, parental monitoring, peer influence, social media use
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences |
| Depositing User: | s1 kesehatan masyarakat |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 03:17 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 03:17 |
| URI: | http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/3086 |
