Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Mutiara Bunda Kota Padang Tahun 2026

Lestari, Tanti Wahyu (2026) Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Mutiara Bunda Kota Padang Tahun 2026. Diploma thesis, Universitas Alifah Padang.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
COVER.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (382kB)
[thumbnail of Bab VI] Text (Bab VI)
BAB VI.pdf - Published Version

Download (317kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (352kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan dan Kementrian Ketenagakerjaan menunjukkan jumlah kecelakaan kerja dan PAK yang dilaporkan mencapai 462.241 kasus. Diantara berbagai jenis PAK yang dilaporkan,MSDs secara konsisten menempati posisi kedua penyakit yang paling banyak diklaim oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada tenaga kesehatan di RSIA Mutiara Bunda Padang Tahun 2026.
Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 22 juni-6 juli di RSIA Mutiara Bunda Padang pada tahun 2026. Populasi penelitian sebanyak 31 orang dengan teknik total sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 74,2% tenaga Kesehatan mengalami keluhan MSDs kategori berat, 74,2% tenaga kesehatan memiliki postur kerja berisiko tinggi , 74,2% tenaga Kesehatan memiliki durasi kerja yang tidak sesuai standar , dan 71,0% tenaga Kesehatan memiliki tingkat pengetahuan ergonomi yang kurang baik . Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara postur kerja dengan keluhan MSDs (p-value=0,000), durasi kerja dengan MSDs (p-value=0,001), dan tingkat pengetahuan dengan keluhan MSDs (p-value=0,000).
Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan postur kerja, durasi kerja, tingkat pengetahuan tenaga kesehatan terhadap kejadian MSDs di RSIA Mutiara Bunda padang tahun 2026. Pihak rumah sakit diharapkan untuk meningkatkan Kesehatan melalui penerapan program ergonomi melalui edukasi, pelatihan ergonomi fisiologi kerja, pengaturan durasi kerja dan waktu istirahat, serta melakukan evaluasi ergonomi secara berkala guna menurunkan risiko terjadinya keluhan Musculoskeletal Disorders pada tenaga kesehatan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: s1 kesehatan masyarakat
Date Deposited: 28 Aug 2026 03:04
Last Modified: 28 Aug 2026 03:04
URI: http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/3093

Actions (login required)

View Item
View Item