Hafisa, Nur (2026) Hubungan Dukungan Keluarga Dan Tenaga Kesehatan Dengan Pemberian ASI Eklskusif Pada Bayi Usia 7-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Anak Air Kota Padang Tahun 2026. Diploma thesis, Universitas Alifah Padang.
COVER.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB 1.pdf - Published Version
Download (295kB)
BAB AKHIR.pdf - Published Version
Download (220kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (230kB)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, Agustus 2026
Nur Hafisa
Hubungan Dukungan Keluarga Dan Tenaga Kesehatan Dengan Pemberian ASI Eklskusif Pada Bayi Usia 7-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Anak Air Kota Padang Tahun 2026
xiii + 75 Halaman + 8 Tabel + 2 Gambar + 14 Lampiran
ABSTRAK
Pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain kondisi fisik ibu dan bayi, masalah psikologis, serta dukungan keluarga dan tenaga kesehatan. Rendahnya pemberian ASI eksklusif dapat meningkatkan risiko infeksi, gangguan pertumbuhan, dan penurunan daya tahan tubuh pada bayi. Kemenkes (2025) menyatakan bahwa cakupan bayi usia 0–6 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif sebesar 61% dari target 80%, menurun dibandingkan tahun 2024 sebesar 66,4%. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan keluarga dan tenaga kesehatan dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 7–12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Anak Air Kota Padang Tahun 2026.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Anak Air Kota Padang pada Maret–Agustus 2026, dengan pengumpulan data tanggal 13–20 Juli 2026. Populasi penelitian sebanyak 264 ibu yang memiliki bayi usia 7–12 bulan, dengan sampel 73 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan program komputerisasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 47 responden (64,4%) tidak memberikan ASI eksklusif, 39 responden (53,4%) memiliki dukungan keluarga kurang, dan 45 responden (61,6%) memiliki dukungan tenaga kesehatan kurang. Terdapat hubungan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif (p=0,000) dan hubungan dukungan tenaga kesehatan dengan pemberian ASI eksklusif (p=0,023).
Kesimpulan penelitian menunjukkan terdapat hubungan dukungan keluarga dan tenaga kesehatan dengan pemberian ASI eksklusif. Keluarga diharapkan meningkatkan dukungan langsung melalui bantuan pekerjaan rumah tangga, perawatan bayi, serta keterlibatan suami dan anggota keluarga lainnya.
Daftar Bacaan : 42 ( 2016 – 2026 )
Kata Kunci : ASI eksklusif, Dukungan keluarga, Dukungan tenaga kesehatan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | s1 keperawatan |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 04:01 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 04:01 |
| URI: | http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/3115 |
