Hubungan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Dengan Keluhan Penyakit Dermatitis Pada Nelayan Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang Tahun 2026

Melza, Hatri (2026) Hubungan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Dengan Keluhan Penyakit Dermatitis Pada Nelayan Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang Tahun 2026. Diploma thesis, Universitas Alifah Padang.

[thumbnail of Abstrak] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I Pendahuluan] Text (BAB I Pendahuluan)
BAB I Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (590kB)
[thumbnail of BAB VI Penutup] Text (BAB VI Penutup)
BAB VI Penutup.pdf - Published Version

Download (465kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (571kB)
[thumbnail of Skripsi Fulltext] Text (Skripsi Fulltext)
Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, Agustus 2026

Hatri Melza

Hubungan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Dengan Keluhan Penyakit Dermatitis Pada Nelayan Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang Tahun2026
xiii + 51 halaman, 6 tabel, 2 gambar, 14 lampiran

ABSTRAK

Dermatitis merupakan salah satu penyakit kulit akibat kerja yang sering dialami oleh nelayan akibat paparan air laut, sinar matahari, kelembaban tinggi, serta kontak dengan berbagai bahan iritan. Di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya, kasus dermatitis menunjukkan peningkatan dari 8,7% pada tahun 2022 menjadi 9,3% pada tahun 2023 dan 9,8% pada tahun 2024 dari total kunjungan pasien.Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan salah satu upaya pencegahan dermatitis, namun kepatuhan penggunaan APD pada nelayan masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan keluhan penyakit dermatitis pada nelayan di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang Tahun 2026.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang pada bulan Maret–Agustus 2026, dengan pengumpulan data pada tanggal 19–27 Juni 2026. Populasi penelitian adalah seluruh nelayan di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sehingga seluruh populasi menjadi responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α=0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 29 responden (58,0%) mengalami keluhan penyakit dermatitis, sedangkan 21 responden (42,0%) tidak mengalami keluhan dermatitis. Berdasarkan penggunaan APD, sebanyak 28 responden (56,0%) menggunakan APD tidak lengkap dan 22 responden (44,0%) menggunakan APD lengkap. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square diperoleh nilai p=0,196 (p>0,05), sehingga menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan APD dengan keluhan penyakit dermatitis pada nelayan di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang Tahun 2026.
Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan APD dengan keluhan penyakit dermatitis pada nelayan. Meskipun demikian, penggunaan APD tetap perlu ditingkatkan sebagai upaya pencegahan penyakit akibat kerja. Disarankan kepada Puskesmas Lubuk Buaya agar meningkatkan edukasi mengenai pentingnya penggunaan APD secara lengkap dan benar serta melakukan penyuluhan kesehatan kerja secara berkala kepada nelayan.

Daftar Bacaan : 26 (2005–2026).
Kata Kunci: Alat Pelindung Diri (APD), Dermatitis, Nelayan.

ALIFAH UNIVERSITY OF PADANG
Thesis, Juni 2026

Hatri Melza

The Relationship Between the Use of Personal Protective Equipment (PPE) and Dermatitis Complaints Among Fishermen in the Working Area of Lubuk Buaya Primary Health Center, Padang City, 2026
xiii + 51 pages + 6 tables + 2 figures + 14 appendices

ABSTRACT

Dermatitis is one of the occupational skin diseases commonly experienced by fishermen due to exposure to seawater, sunlight, high humidity, and contact with various irritants. In the working area of Lubuk Buaya Public Health Center, cases of dermatitis increased from 8.7% in 2022 to 9.3% in 2023 and 9.8% in 2024 of total patient visits. The use of Personal Protective Equipment (PPE) is one of the preventive measures against dermatitis; however, compliance with PPE use among fishermen remains low. This study aimed to determine the relationship between the use of Personal Protective Equipment (PPE) and complaints of dermatitis among fishermen in the working area of Lubuk Buaya Public Health Center, Padang City, in 2026.
This study employed a quantitative research method with a cross-sectional design. The study was conducted in the working area of Lubuk Buaya Public Health Center, Padang City, from March to August 2026, with data collection carried out from June 19 to June 27, 2026. The study population consisted of 50 fishermen in the working area of Lubuk Buaya Public Health Center. A total sampling technique was used, in which all members of the population were included as respondents. Data were collected through questionnaires and interviews. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with the Chi-Square test at a significance level of α = 0.05.
The results showed that 29 respondents (58.0%) experienced complaints of dermatitis, while 21 respondents (42.0%) did not experience dermatitis complaints. Regarding the use of personal protective equipment (PPE), 28 respondents (56.0%) used incomplete PPE, while 22 respondents (44.0%) used complete PPE. The results of the bivariate analysis using the Chi-Square test obtained a p-value of 0.196 (p > 0.05), indicating that there was no significant relationship between PPE use and complaints of dermatitis among fishermen in the working area of Lubuk Buaya Public Health Center, Padang City, in 2026.
In conclusion, there was no significant relationship between the use of Personal Protective Equipment (PPE) and dermatitis complaints among fishermen. Nevertheless, the use of PPE should continue to be promoted as an effort to prevent occupational diseases. It is recommended that Lubuk Buaya Primary Health Center strengthen education regarding the importance of using complete and appropriate PPE and conduct regular occupational health promotion programs for fishermen.

References : 26 (2005-2026)
Keywords: Personal Protective Equipment (PPE), Dermatitis, Fishermen.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: s1 kesehatan masyarakat
Date Deposited: 28 Aug 2026 03:45
Last Modified: 28 Aug 2026 03:45
URI: http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/3126

Actions (login required)

View Item
View Item