HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PENJAMAH MAKANAN DENGAN KEAMANAN MAKANAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NANGGALO TAHUN 2026

Puspita Illahi, Selvira (2026) HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PENJAMAH MAKANAN DENGAN KEAMANAN MAKANAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NANGGALO TAHUN 2026. Diploma thesis, Universitas Alifah Padang.

[thumbnail of Abstrak] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version

Download (2MB)
[thumbnail of BAB I Pendahuluan] Text (BAB I Pendahuluan)
BAB I Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (129kB)
[thumbnail of BAB VI Penutup] Text (BAB VI Penutup)
BAB VI Penutup.pdf - Published Version

Download (34kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (177kB)
[thumbnail of Skripsi Fulltext] Text (Skripsi Fulltext)
Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, Agustus 2026

Selvira Puspita Illahi
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Penjamah Makanan dengan Keamanan Makanan di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Tahun 2026
xvi + 65 Halaman, 8 tabel, 2 gambar, 8 lampiran

ABSTRAK
Keamanan makanan merupakan aspek penting dalam mencegah terjadinya penyakit bawaan makanan foodborne diseases. Penjamah makanan berperan penting dalam menjaga keamanan makanan melalui penerapan higiene dan sanitasi yang baik. Menurut laporan Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2024, capaian Tempat Pengolahan Pangan (TPP) yang memenuhi syarat kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Nanggalo masih tergolong rendah yaitu sebesar 54,55%. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap penjamah makanan dengan keamanan makanan di wilayah kerja Puskesmas Nanggalo tahun 2026.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada Maret - Agustus di 38 rumah makan di wilayah kerja Puskesmas Nanggalo dengan jumlah sampel sebanyak 84 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner serta observasi langsung menggunakan lembar checklist. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.
Hasil univariat menunjukkan 54,8% responden memiliki pengetahuan kurang baik, 52,4% bersikap negatif, dan 48,8% lokasi memiliki keamanan makanan tidak memenuhi syarat. Hasil bivariat menunjukkan ada hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan (p = 0,002) dan sikap penjamah makanan (p = 0,000) dengan keamanan makanan di wilayah kerja Puskesmas Nanggalo tahun 2026.
Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan tingkat pengetahuan dan sikap penjamah makanan dengan keamanan makanan di wilayah kerja Puskesmas Nanggalo Tahun 2026. Disarankan kepada pihak Puskesmas Nanggalo agar meningkatkan kegiatan penyuluhan, pembinaan, dan pelatihan higiene sanitasi secara berkala, kepada penjamah makanan.

Daftar Bacaan : 21 (2003–2025)
Kata Kunci : Keamanan Makanan, Penjamah Makanan, Tingkat Pengetahuan, Sikap, Higiene Sanitasi.

UNIVERSITY ALIFAH PADANG
skripsi, Agust 2026

Selvira Puspita Illahi
The Relationship between Food Handlers’ Level of Knowledge and Attitudes with Food Safety in the Working Area of Nanggalo Public Health Center in 2026
xvi + 65 Pages, 8 tables, 2 figures, 8 appendices

ABSTRACT
Food safety is an important aspect in preventing foodborne diseases. Food handlers play an important role in maintaining food safety through the implementation of proper hygiene and sanitation practices. According to the report of the Padang City Health Office in 2024, the achievement of Food Processing Places (TPP) that met health requirements in the working area of Nanggalo Public Health Center was still relatively low, amounting to 54.55%. This study aimed to analyze the relationship between knowledge and attitudes of food handlers with food safety in the working area of Nanggalo Public Health Center in 2026.
This study used a quantitative method with an analytical cross-sectional design. The study was conducted on Maret-Agustus, in 38 restaurants located in the working area of Nanggalo Public Health Center, involving 84 respondents selected using total sampling technique. Data collection was conducted through interviews using questionnaires and direct observations using checklist sheets. Data analysis included univariate and bivariate analysis using the Chi-Square test.
Univariate results showed that 54.8% of respondents had a poor level of knowledge, 52.4% had a negative attitude, and 60.7% of locations had food safety conditions that did not meet standard requirements. Bivariate results revealed significant relationships between knowledge level (p = 0.002) and food handlers' attitude (p = 0.000) with food safety in the working area of Nanggalo Public Health Center in 2026.
The conclusion of this study is that there were significant relationships between food handlers' level of knowledge and attitudes with food safety in the working area of Nanggalo Public Health Center in 2026. It is recommended that Nanggalo Public Health Center enhance health education, ongoing supervision, and regular hygiene-sanitation training; food handlers pay more attention to personal hygiene, equipment, and working environment cleanliness; and future researchers explore other factors such as education level, work duration, and sanitation facilities at food processing sites.

References : 21 (2003–2025)
Keywords : Food Safety, Food Handler, Knowledge Level, Attitude, Hygiene Sanitation.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences
Depositing User: s1 kesehatan masyarakat
Date Deposited: 22 Sep 2026 04:21
Last Modified: 22 Sep 2026 04:21
URI: http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/3263

Actions (login required)

View Item
View Item