Pristika Putri, Windy (2026) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU TIDAK AMAN PADA PEKERJA SPPBE DI KOTA SOLOK TAHUN 2026. Diploma thesis, Universitas Alifah Padang.
Abstrak .pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB I Pendahuluan .pdf - Published Version
Download (707kB)
BAB VI Penutup.pdf - Published Version
Download (433kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (549kB)
Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (8MB)
Abstract
UNIVESITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, Agustus 2026
Windy Pristika Putri
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Tidak Aman pada Pekerja SPPBE di Kota Solok Tahun 2026
xiii + 64 halaman, 10 tabel, 3 gambar, 13 lampiran
ABSTRAK
Menurut International Labour Organization (ILO), 88% kecelakaan kerja di tempat kerja disebabkan oleh perilaku yang tidak aman, 10% lingkungan yang tidak aman dan 2% kondisi yang tidak dapat diprediksi atau tidak diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku tidak aman pada pekerja SPPBE di Kota Solok Tahun 2026.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross- sectional. Penelitian dilaksanakan di SPPBE Kota Solok pada bulan Maret– Agustus 2026, dengan pengumpulan data pada 9-13 Juli 2026. Populasi penelitian berjumlah 52 pekerja dan sampel sebanyak 47 pekerja yang ditentukan dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner melalui wawancara kepada responden dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 30 pekerja (63,8%) memiliki perilaku tidak aman, 31 pekerja (66,0%) memiliki tingkat pengetahuan rendah, 32 pekerja (68,1%) memiliki sikap negatif, dan 25 responden (53,2%) mendapatkan pengawasan kurang baik. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan ( p-value = 0,003), sikap (p-value = 0,0001), dan pengawasan ( p-value = 0,348).
Disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan, sikap, dan pengawasan berhubungan dengan perilaku tidak aman pada pekerja SPPBE di Kota Solok Tahun 2026. Disarankan kepada pihak SPPBE untuk meningkatkan sosialisasi dan pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara berkala, meningkatkan kedisiplinan pekerja dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), serta melakukan pengawasan secara rutin dan berkelanjutan untuk mengurangi perilaku tidak aman dan mencegah terjadinya kecelakaan kerja.
Daftar Bacaan : 32 (2013–2025)
Kata kunci : Perilaku tidak aman, Pengetahuan, Sikap, Pengawasan,
SPPBE, K3.
ALIFAH UNIVERSITY OF PADANG
Thesis, August 2026
Windy Pristika Putri
Factors Associated with Unsafe Behavior among SPPBE Workers in Solok City in 2026
xiii + 64 pages, 10 tables, 3 figures, 13 appendices
ABSTRACT
The leading cause of occupational accidents worldwide is unsafe behavior. A preliminary survey showed that 2 workers still engaged in unsafe behavior. This study aimed to determine the factors associated with unsafe behavior among workers at SPPBE in Solok City in 2026.
This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design. The research was conducted at SPPBE in Solok City from March to August 2026. The study population consisted of 52 workers, with a sample of 47 workers selected using total sampling after 5 workers were included in the preliminary survey. Data were collected using questionnaires. The data were analyzed using univariate and bivariate analyses with the Chi-Square test at a significance level of α = 0.05.
The results showed that 30 workers (63.8%) exhibited unsafe behavior, 31 workers (66.0%) had a low level of knowledge, 32 workers (68.1%) had negative attitudes, and 25 workers (53,2%) received supervision categorized as good. The bivariate analysis showed significant associations between knowledge level (p- value = 0.003), attitude (p-value = 0.001), and supervision (p-value = 0.035) and unsafe behavior.
It was concluded that knowledge level, attitude, and supervision were associated with unsafe behavior among workers at SPPBE in Solok City in 2026. It is recommended that SPPBE management increase occupational safety and health (OSH) socialization and training regularly, improve workers’ discipline in using personal protective equipment (PPE), and conduct routine and continuous supervision to reduce unsafe behavior and prevent occupational accidents.
References : 32 (20013–2025)
Keywords :Unsafe Behavior, Knowledge, Attitude, Supervision, SPPBE,
Occupational Safety and Health (OSH)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Civil Engineering and the Environment |
| Depositing User: | s1 kesehatan masyarakat |
| Date Deposited: | 16 Oct 2026 04:37 |
| Last Modified: | 16 Oct 2026 04:37 |
| URI: | http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/3409 |
