Ramadhani, Vatin (2025) Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Pada Ny. M dengan Pemberian Terapi Slow Deep Breathing dalam Mengatasi Ansietas pada Pasien Diabestes Melitus Tipe II di RSUD Dr. Rasidin Padang. Diploma thesis, Profesi Ners.
Cover dan Ringkasan Ekslusif Vatin Rahmadani, S.Kep.pdf - Published Version
Download (3MB)
BAB I Vatin Rahmadani, S.Kep.pdf - Published Version
Download (355kB)
BAB PENUTUP Vatin Rahmadani, S.Kep.pdf - Published Version
Download (188kB)
DAFTAR PUSTAKA Vatin Rahmadani, S.Kep.pdf - Published Version
Download (271kB)
KIAN Vatin Rahmadani, S.Kep.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (6MB) | Request a copy
Abstract
UNIVERSITAS ALIFAH PADANG Karya Ilmiah Akhir Ners, Agustus 2025 Vatin Rahmadani, S. Kep
Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Pada Ny. M dengan Pemberian Terapi Slow Deep Breathing dalam Mengatasi Ansietas pada Pasien Diabestes Melitus Tipe II di RSUD Dr. Rasidin Padang Xii + 14 Halaman + 6 Tabel + 1 Gambar + 5 Lampiran
RINGKASAN EKSLUSIF
Menurut data WHO (World Health Organization) tahun 2023 lebih dari 2 juta lebih penduduk dunia menderita Diabetes Melitus. Saat ini Diabetes Melitus menjadi 7 penyebab kematian utama di dunia dan diperkirakan akan meningkat sebanyak 2 per 3 dari tahun 2008-2030. Komplikasi yang komplek pada pasien dengan Diabetes Melitus dan ditambah beban regimen terapi dan ketidakpastian perjalanan penyakit, kerap memicu ansietas pada pasien DM. Salah satu terapi nonfaramakologis dalam menurunkan ansietas yaitu teknik relaksasi Slow Deep Bretahing (SDB). Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah untuk menerapka Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Pada Ny. M dengan Pemberian Terapi Slow Deep Breathing dalam Mengatasi Ansietas pada Pasien Diabestes Melitus Tipe II di RSUD Dr. Rasidin Padang Tahun 2025 Berdasaran hasil pengkajian pada Ny.M didapatkan keluhan badan terasa lemah, kaki kesemutan dan kecemas serta kecemasan terhadap penyakit yang dideritanya, beradasarkan hasil pengkajian menggunakan HARS didapatkan skala kecemasan pada Ny. M pada skor 20 (kecemasan sedang). Diagnosa yang diperoleh berdasarkan hasil pengkajian yaitu ketidakstabilan kadar gula darah, perfusi perifer tidak efektif dan ansietas. Intervensi yang diberikan dalam mengatasi ansietas yaitu pemberian teknik relaksasi Slow Deep Breathing.Implementasi dilakukan selama tiga hari berturut-turut. Evaluasi yang diperoleh setelah pemberian teknik relaksasi Slow Deep Breathing yaitu terjadi penurunan skor ansietas pada pasien dan meningkatnya rasa nyaman, setelah intervensi skor ansietas dari 20 (kecemasan sedang) menjadi skor 15 (kecemasan ringan) Disimpulkan bahwa pemberian teknik relaksasi Slow Deep Breathing terbukti efektif dalam menurunkan ansietas pada pasien Diabetes Melitus Tipe II. Saran bagi perawat adalah mengembangkan keterampilan dalam penerapan terapi relaksasi Slow Deep Breathing, serta menjadikan teknik relaksasi Slow Deep Breathing sebagai bagian dari pendekatan holistik dalam asuhan keperawatan medikal bedah di rumah sakit.
Daftar Pustaka : 50 (2017-2024)
Kata Kunci : Diabetes Melitus, Slow deep breathing, Ansietas
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Profesi Ners |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 03:31 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 03:31 |
| URI: | http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/2823 |
