Rahma, Lailatul (2025) Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Ny. I Dengan Gangguan Sensorik Presepsi : Halusinasi Penglihatan Dengan Pemberian Terapi Menggambar Di Wisma Melati RSJ HB Saanin Padang Tahun 2025. Diploma thesis, Profesi Ners.
Cover dan Ringkasan Ekslusif Lailatul Rahma.pdf - Published Version
Download (2MB)
BAB I Lailatul Rahma.pdf - Published Version
Download (2MB)
BAB PENUTUP Lailatul Rahma.pdf - Published Version
Download (2MB)
DAFTAR PUSTAKA Lailatul Rahma.pdf - Published Version
Download (2MB)
KIAN LAILATUL RAHMA FULL LENGKAP.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Karya Ilmiah Akhir Ners, Juli 2025
Lailatul Rahma, S. Kep
Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Ny. I Dengan Gangguan Sensorik Presepsi : Halusinasi Penglihatan Dengan Pemberian Terapi Menggambar Di Wisma Melati RSJ HB Saanin Padang Tahun 2025
xiv + 132 Halaman + 8 tabel + 1 gambar + 4 lampiran
RINGKASAN EKSLUSIF
Berdasarkan hasil survey World Health Organization (WHO, 2022) menyatakan hampir 400 juta penduduk dunia menderita masalah gangguan jiwa. Berbagai pendekatan nonfarmakologis telah digunakan untuk menurunkan intensitas dan frekuensi halusinasi, salah satunya adalah terapi menggambar. Secara neurologis, terapi menggambar merangsang aktivasi korteks prefrontal otak, bagian yang bertanggung jawab dalam fungsi regulasi emosi dan kontrol persepsi realita. Tujuan penulisan Karya Tulis Ilmiah ini adalah untuk mengaplikasikan asuhan keperawatan jiwa pada Ny. I dengan gangguan sensorik presepsi : halusinasi penglihatan dengan pemberian terapi menggambar di wisma melati RSJ HB Saanin Padang Tahun 2025
Berdasarkan hasil pengkajian, klien klien mengatakan melihat bayangan orang asing yang sering mengagetkan klien, klien menyebut bayangan tersebut terkadang berbicara dan mengganggu klien, klien mengatakan sering menganggap bayangan tersebut hantu dan Skor BPRS 55 (Halusinasi Sedang). Klien mengatakan bayangan tersebut sering muncul di sore dan malam hari, tetapi lebih sering di malam hari, dalam sehari bayangan tersebut muncul 2-3x. Diagnosa yang diangkat yaitu halusinasi penglihatan, harga diri rendah dan isolasi sosial
Intervensi yang diberikan meliputi pemberian SP 1–4 pada setiap diagnosa dan pemberian terapi menggambar pada diagnosa halusinasi penglihatan yang dilakukan secara terstruktur selama 7 hari berturut-turut. Setelah implementasi, terjadi penurunan tanda dan gejala halusinasi penglihatan yang ditandai dengan penurunan frekuensi klien menglihat bayangan dan menjadi lebih tenang dan kooperatif dan hasil skor BPRS menurun menjadi 49 (Halusinasi Ringan)
Disimpulkan bahwa terapi menggambar efektif dalam membantu menurunkan tanda dan gejala halusinasi penglihatan pada pasien dengan gangguan jiwa. Saran untuk perawat di ruang rawat jiwa agar mengintegrasikan pendekatan menggambar sebagai salah satu strategi intervensi nonfarmakologis dalam asuhan keperawatan pasien halusinasi.
Daftar Pustaka : 36 (2017- 2025)
Kata kunci : Halusinasi penglihatan, keperawatan jiwa, terapi menggambar
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Profesi Ners |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 03:58 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 03:58 |
| URI: | http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/2825 |
