Marza, Desi (2026) PENGARUH PEMBERIAN SUSU KEDELAI TERHADAP PENURUNAN GEJALA HOT FLUSH PADA WANITA PERIMENOPAUSE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ASAM KUMBANG TAHUN 2026. Diploma thesis, S1 Kebidanan.
Cover dan Abstrak Desi Marza.pdf - Published Version
Download (2MB)
BAB 1 PENDAHULUAN Desi Marza.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB VI PENUTUP Desi Marza.pdf - Published Version
Download (1MB)
DAFTAR PUSTAKA Desi Marza.pdf - Published Version
Download (1MB)
FULL SKRIPSI DESI MARIZA WATERMARK.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (6MB) | Request a copy
Abstract
UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, Juli 2026
Desi Mariza
Pengaruh Pemberian Susu Kedelai Terhadap Penurunan Gejala Hot Flush Pada Wanita Perimenopause Di Wilayah Kerja Puskesmas Asam Kumbang Tahun 2026
xv+ 64 halaman + 8 tabel + 2 Gambar + 16 lampiran
ABSTRAK
Perimenopause adalah fase transisi sebelum menopause ditandai dengan penurunan hormon estrogen, menyebabkan gejala seperti hot flush. Survai awal Di wilayah kerja Puskesmas Asam Kumbang, 56,9% wanita perimenopause menunjukkan 75% wanita usia 45-50 tahun mengalami hot flush. Salah satu alternatif intervensi efektif adalah konsumsi susu kedelai, yang mengandung fitoestrogen membantu mengurangi gejala perimenopause. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian susu kedelai terhadap penurunan gejala hot flush pada wanita perimenopause di wilayah kerja Puskesmas Asam Kumbang Tahun 2026.
Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah wanita perimenopause berusia 45-55 tahun mengalami gejala hot flush yang datang berkunjung ke Puskesmas Asam Kumbang pada bulan Januari sampai Maret 2026 yaitu 20 orang. Sampel penelitian terdiri dari 20 wanita perimenopause mengalami gejala hot flush. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Menopause Rating Scale (MRS) dan dianalisis menggunakan Uji Paired Sample t-Test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata gejala hot flush sebelum intervensi adalah 18,15 (SD = 2,412), setelah intervensi menurun menjadi 11,15 (SD = 2,134). Analisa data dilakukan uji Paired Sample t-Test diperoleh dengan p-value < 0,001, yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor gejala hot flush sebelum dan sesudah pemberian susu kedelai.
Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada pengaruh pemberian susu kedelai dalam menurunkan gejala hot flush pada wanita perimenopause p value =0,001 (p < 0.005). Disarankan agar peneliti selanjutnya memperluas wawasan terkait terapi alami perimenopause, puskesmas mempertimbangkan hasil ini dalam meningkatkan layanan kesehatan wanita, serta akademisi menggunakan hasil penelitian ini sebagai referensi dalam pengembangan asuhan kebidanan.
Daftar Bacaan : 32 (2019-2025)
Kata kunci: susu kedelai, hot flush, perimenopause, fitoestrogen, isoflavon.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email S1bidan@gmail.com |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 03:15 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 03:15 |
| URI: | http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/2957 |
