Fani, Lahailal (2026) Hubungan Aktivitas Fisik dan Dukungan Keluarga dengan Pengendalian Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Andalas Tahun 2026. Diploma thesis, Universitas Alifah Padang.
COVER.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB 1.pdf - Published Version
Download (287kB)
BAB AKHIR.pdf - Published Version
Download (224kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (278kB)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN
UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, Agustus 2026
Lahailal Fani
Hubungan Aktivitas Fisik dan Dukungan Keluarga dengan Pengendalian Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Andalas Tahun 2026
Xiv + 82 halaman, 8 tabel, 2 gambar, 14 lampiran
ABSTRAK
Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin maupun kerja insulin. Menurut World Health Organization (WHO, 2025), sekitar 830 juta orang hidup dengan diabetes di dunia. Keberhasilan pengelolaan Diabetes Melitus Tipe 2 sangat dipengaruhi oleh kemampuan pasien dalam mengendalikan kadar glukosa darah. Pengendalian kadar glukosa darah yang tidak optimal dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi akut maupun kronis. Oleh karena itu, aktivitas fisik yang teratur dan dukungan keluarga yang baik diperlukan untuk membantu pasien mencapai pengendalian kadar glukosa darah yang optimal. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dan dukungan keluarga dengan pengendalian kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Andalas Kota Padang Tahun 2026
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 741 pasien Diabetes Melitus Tipe 2, dengan sampel sebanyak 88 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner IPAQ, HDFSS, dan hasil pemeriksaan kadar glukosa darah. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 48,9% responden memiliki aktivitas fisik rendah, 56,8% memiliki dukungan keluarga kurang baik, dan 77,3% memiliki kadar glukosa darah tidak terkontrol. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara aktivitas fisik (p = 0,007) dan dukungan keluarga (p = 0,000) dengan pengendalian kadar glukosa darah.
Disimpulkan bahwa aktivitas fisik dan dukungan keluarga berhubungan dengan pengendalian kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Andalas Kota Padang Tahun 2026. Tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan edukasi mengenai aktivitas fisik serta melibatkan keluarga dalam pengelolaan Diabetes Melitus guna mencapai pengendalian kadar glukosa darah yang optimal.
Daftar Bacaan : 74 (2021-2025)
Kata Kunci : Aktivitas fisik, Dukungan Keluarga, Glukosa Darah, Diabetes Melitus.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | s1 keperawatan |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 03:20 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 03:20 |
| URI: | http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/3074 |
