Apridima, Pradana Gayda (2026) Hubungan Aktivitas Fisik dengan Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Belimbing Kota Padang. Diploma thesis, Universitas Alifah Padang.
COVER PRADANA.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB I PRADANA.pdf - Published Version
Download (262kB)
BAB VI PRADANA.pdf - Published Version
Download (267kB)
DAPUS PRADANA.pdf - Published Version
Download (299kB)
SKRIPSI FULL.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, Agustus 2026
Pradana Gayda Apridima
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Belimbing Kota Padang
xv + 64 halaman, 8 tabel, 2 gambar, 15 lampiran
ABSTRAK
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang memerlukan pengendalian secara berkelanjutan karena dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai komplikasi. Aktivitas fisik merupakan salah satu faktor yang berperan dalam membantu mengendalikan tekanan darah pada pasien hipertensi. Hasil observasi awal di Puskesmas Belimbing Kota Padang menunjukkan bahwa masih terdapat pasien hipertensi dengan tingkat aktivitas fisik yang kurang. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya aktivitas fisik dalam pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Belimbing Kota Padang.
Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional ini dilaksanakan Maret–Agustus 2026, dengan pengumpulan data 29 Juni–7 Juli 2026. Sampel sebanyak 73 pasien hipertensi dipilih menggunakan purposive sampling. Aktivitas fisik diukur menggunakan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), tekanan darah diukur langsung, dan data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.
Hasil menunjukkan 57,5% (n=42) responden mengalami hipertensi derajat 1 dan 42,5% (n=31) derajat 2. Sebanyak 65,8% (n=48) memiliki aktivitas fisik kurang, sedangkan 34,2% (n=25) tergolong baik. Uji Chi-Square menunjukkan hubungan bermakna antara aktivitas fisik dan tekanan darah (p=0,029).
Disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara aktivitas fisik dengan penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Belimbing Kota Padang. Disarankan pihak puskesmas mengintegrasikan edukasi dan konseling aktivitas fisik pada setiap kunjungan pasien hipertensi serta membentuk program aktivitas fisik rutin seperti senam bersama khusus pasien hipertensi.
Kata Kunci: Aktivitas fisik, tekanan darah, hipertensi
Daftar Pustaka: 22 (2010–2026)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | s1 keperawatan |
| Date Deposited: | 29 Aug 2026 03:39 |
| Last Modified: | 29 Aug 2026 03:39 |
| URI: | http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/3172 |
