Andjellia, Putri (2026) HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL TRIMESTER II-III DI PUSKESMAS LUBUK BUAYA KOTA PADANG TAHUN 2025. Diploma thesis, S1 Kebidanan.
Cover.pdf - Published Version
Download (2MB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB PENUTUP.pdf - Published Version
Download (1MB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (1MB)
Full Skripsi.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Skripsi, Maret 2026
Andjellia Putri
Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Kejadian Hipertensi Pada Kehamilan Trimester II-III di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang Tahun 2025
xiii + 57 Halaman, 2 Gambar, 7 Tabel, 11 Lampiran
ABSTRAK
Hipertensi dalam kehamilan merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi dan menjadi penyebab utama kematian ibu. Kondisi ini ditandai dengan tekanan darah ≥140/90 mmHg setelah usia kehamilan 20 minggu. Perubahan fisiologis sistem kardiovaskular selama kehamilan, terutama pada trimester II–III, berpotensi meningkatkan tekanan darah. Data World Health Organization (2025) melaporkan angka kejadian gangguan hipertensi dalam kehamilan sebesar 2,73%. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2023) mencatat 412 kematian ibu akibat hipertensi. Di Sumatera Barat terdapat 20 kasus, sedangkan di Kota Padang dilaporkan 23 kematian ibu dengan 3 kasus disebabkan hipertensi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil trimester II–III.
Penelitian kuantitatif dengan desain retrospektif ini dilakukan di Puskesmas Lubuk Buaya pada September 2025–Januari 2026. Populasi berjumlah 442 ibu hamil usia kehamilan >20 minggu, dengan sampel 92 responden yang dipilih menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar pengumpulan data dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square serta Odds Ratio
(OR).
Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden (57,3%) memiliki IMT berlebih dan sebagian (32,9%) ibu hamil mengalami hipertensi. Nilai p-value 0,041 (p<0,05) menunjukkan adanya hubungan signifikan antara IMT dan kejadian hipertensi.
Disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara IMT dengan kejadian hipertensi. Ibu hamil dengan IMT berlebih memiliki risiko 3,8 kali lebih besar mengalami hipertensi pada trimester II–III. Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan antenatal care serta inovatif dalam memberikan edukasi kepada ibu hamil.
Daftar bacaan : 47 (2018-2025)
Kata kunci : Indeks Massa Tubuh, Hipertensi, Ibu Hamil
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email S1bidan@gmail.com |
| Date Deposited: | 10 Mar 2026 03:14 |
| Last Modified: | 10 Mar 2026 03:14 |
| URI: | http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/2847 |
